Rabu, 25 Mei 2011

Ini langit biru


dulu aku sering diam-diam menyimpan rahasia darimu, langit biru

waktu kau pergi dan kelam berganti

kutuliskan sajak untuk dibawakan oleh angin malam

lewat tiap desah nafas yang satu-satu

di malam yang sepi



tapi kini

mereka datang kembali

katanya; "kami tidak pernah sampai, mungkin agar kau tidak perlu memulai"

namun,

saat terasa ada yang hilang

mungkin ia abstrak; hanya perasaanku saja

maka langit biru itu yang kini seolah tersenyum teduh

berkata lirih bersama deret awan-awan yang putih;

"ini aku, kawanmu

kelak, tidak usah sembunyikan apapun dariku."
Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar